Kasus 7-2 Pengelapan Uang di greater Providence Deposit And Trust

Pada Suatu Sabtu sore di musim semi tahun 1988, Nino Moscardi menerima surat tanpa pengirim di kotak posnya. Moscardi,direktur Utama Greater Providence deposit anad Trust, kaget ketika menbaca berita bahwa seorang pegawai dibank memasukan pinjaman palsu. Pada hari Seninnya, Moscardi mengarahkan auditor internal bank untuk menyelidiki transaksi tertentu yang dirinci dalam surat tersebut. Penyelidikan mengarah keJames Guisti, manajer kantor cabang North Providence dan pegawai yang telah bekerja selama 14 tahun yang pernah bertugas sebagai salah satu auditor bank tersebut. Guisti kemudian dinyatakan bersalah menggelapkan uang sebesar 1,83 juta dolar dari bank tersebut melalui 67 pinjaman fiktif yang dikeluarkan selama periode tiga tahun.
Dokumen – dokumen pengadilan menyingkap berbagai rincian mengenai skema penggelapan uang yang dilakukan oleh Guisti. Contohnya, pinjaman palsu yang pertama ditulis pada bulan april 1985 sebesar $10.000 semua pinjaman berupa catatan 90 hari yang tidak memerlukan jaminan dan berkisar antara $10.000 sampai $63.500 Guisti menciptakan semua pinjaman tersebut; ketika satu pinjaman jatuh tempo, dia akan mengeluarkan pinjaman baru, atau menulis ulang yang lama, untuk membayar pokok pinjaman atau bunganya. Beberapa pinjaman telah ditulis ulang sebanyak lima atau enam kali
Ke-67 pinjaman tersebut dikeluarkan dengan menggunakan berbagai nama, termasuk nama gadis istrinya, nama ayahnya, dan nama dua orang temannya. Orang – orang ini membantah telah menerima dana yang dicuri tersebut dan menyatakan tidak mengetahui apa pun mengenai penggelapan uang tersebut. Selain itu, satu pinjaman menggunakan nnama James Vanesse, yang menurut polisi tadak ada orang yang memiliki nama tersebut. Nomor jaminan sosial untuk aplikasi pinjaman atas nama Vanesse adalah nomor seeorang wanita, dan nomor teleponnya merupakan nomor dealer mobil di North Providence. Menurut Lucy Fraioli, staf pelayanan pelanggan yang turut mendatangani cek untuk lima nam yang digunakan Guisti untuk mengeluarkan pinjaman, Guisti adalah supervisornya dan dia mengira tidak ada yang salah dengan cek tersebut, meskipun dia tidak mengetahui kelima orang tersebut. Marcia Perfetto, kepala teller di cabang tersebut. Menyampaikan ke polisi bahwa dia telah mencairkan cek untuk Guisti yang dibuat untuk empat dari lima orang tersebut. Ketika ditanya apakah dia memberi uang tersebut ke Guisti ketika mencairkan cek tersebut, Marcia Menjawab, “tidak semuanya sekaligus,” meskipun dia tidak dapat mengingat pernah memberikan uang kepada keempat orang tersebut, yang kata tidak dia kenal
Menurut Laporan berita, Guisti memiliki otorisasi untuk menyetujui pinjaman konsumen, sampai suatu batas jumlah tertentu tanpa harus meminta persetujuan dari komite pinjaman pinjaman.Hal itu merupakan pratikan industri yang standar. Batas pinjaman yang dapat disetujui langsung oleh Guisti adalah $10.000 sampai bulan januari 1987, yang kemudian dinaikan menjadi $15.000. pada bulan Februari 1988 batas tersebut naik lagi menjadi $25.000. Akan tetapi, beberapa pinjaman tersebut, termasuk yang berjumlah $63.000, jauh melebihi batas yang ditentukan. Selain itu, semua aplikasi pinjaman seharusnya disertai dengar, laporan mengenai sejarah kredit aplikasi, yang dibeli dari firma rating kredit independen. Pinjaman yang dikeluarkan dengan menggunakan nama fiktif tidak memiliki laporan kredit, dan seharusnya dihentikan oleh staf analis kredit pada kantor pusat bank tersebut.
Laporan berita memunculkan beberapa pernyataan mengenai mengapa penipuan tersebut tidak dideteksi lebih awal. Petugas pemerintah Negara bagian telah memeriksa buku bank itu pada bulan September 1986. Auditor internal bank itu juga gagal mendeteksi penipuan tersebut. Akan tetapi, ketika memeriksa pinjaman yang meragukan, auditor bank tidak memeriksa semua pinjaman, dan umumnya memfokuskan pada pinjaman yang jauh lebih besar dari pada pinjaman yang dipertanyakan selain itu Greater providence baru saja menghapus rencana pelayanan computer dengan bank lokal untuk kepentingan bank di luar Negara bagian tersebut dan perubahan ini mungkin telah mengurangi keekfektifian prosedur pengendalian bank akhirnya staf analisa kredit bank sering dirotasi sehingga tindak lanjut untuk pinjaman yang dipernyatakan menjadi lebih sulit.
Catatan pengadilan menunjukan bahwa Guisti sering berjudi dan menggunakan dana dari penggelapan uang untuk membayar utang judinya secara keseluruhan bank kehilangan $624.000 perusahaan persekutuan (bonding company), Hartford Accident and Indemnity Company, menutupi kerugian yang kurang dari $1,83 juta dolar dari jumlah keseluruhan pinjaman palsu, karena Guisti menggunakan bagian dari uang yang dipinjam untuk membayar beberapa pinjaman yang jatuh tempo
Menurut laporan keuangan yang disediakan oleh pejabat Greater Providence bank memiliki asset 200 juta dolar dan pinjaman beredar sebesar 184 juta dolar pada akhir tahun 1987 bank tersebut memiliki delapan cabang di area providence
Bank itu itu mengalami Publisitas buruk lainnya selama periode tersebut pada tahun 1985 bank itu didenda $50.000 setelah terbukti bersalah atas kalalaian untuk melaporkan berbagai transaksi tunai yang melebihi @10.000 yang termasuk tindakan pidana pada tahun 1986 setelah melalui perjuangan publik yang panjang dengan kejaksaan umum Negara bagian Arlene violet para pemilik bank saat itu berhasil menarik kembali kepemilikan bank dari publik (taken private) Negara bagian menuduhkan bank menggelumbungkan asetnya dan terlalu melebihkan perkiraan surplus modalnya untuk membuat neracanya Nampak lebih kuat bank menyangkal tuduhan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: